58 Khafilah Quran Kutai Kartanegara Ikuti MTQ Tingkat Provinsi Kaltim ke - XLV

img

(58 Khafilah kabupaten Kukar yang mengikuti MTQ Tingkat Provinsi Kaltim ke - XLV/pic:ist)

POSKOTAKALTIMNEWS,KUKAR: Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri melepas 58 khafilah Quran yang akan mewakili Kutai Kartanegara pada ajang MTQ tingkat provinsi Kalimantan Timur ke-XLV tahun 2025, yang digelar sejak 10-18 Juli 2025. Dan terpusat di Sangatta, kabupaten Kutai Timur. 

Pada kesempatan itu Aulia menyampaikan pesan kepada para khafilah agar mereka bisa menampilkan potensi terbaiknya yang telah mereka latih selama mengikuti proses training center yang dilaksanakan oleh LPTQ Kukar, di bawah komando Sekertaris Daerah (Sekda) Kukar Sunggono.

“ Tadi malam, kami juga sempat memantau langsung proses pelatihan tersebut. Insya Allah, seperti kata pepatah: hasil tidak akan mengkhianati proses. Kita memang tidak bisa mengendalikan hasil, tapi kita bisa mengawal dan memastikan prosesnya berjalan dengan maksimal,” ungkap Aulia saat diwawancarai awak media Kamis (10/07/2025) usai melepas kontingen.

Diketahui mereka akan bertanding di seluruh cabang yang dilombakan dalam MTQ kali ini. Aulia mengungkapkan setelah melihat langsung proses training center (TC) para khafilah ini, ia optimis bahwa hasil yang baik bisa diraih oleh putra-putri Kukar.

Dirinya juga meminta kepada LPTQ Provinsi Kalimantan Timur, selaku penyelenggara, agar bisa berlaku adil dan objektif dalam menilai.

“ Seperti yang sempat kami bahas semalam, jangan sampai karena ada ambisi mengejar juara, lalu ada pihak-pihak yang mencoba ngebond atau mengambil peserta dari luar daerah,” ujarnya.

“ Menurut Pak Edi Damansyah, hal seperti itu harus dihindari. Untungnya, sistem yang diterapkan oleh Kemenag saat ini sudah cukup ketat dan transparan. Jika ada peserta dari luar yang dimasukkan secara tidak sah, pasti akan terdeteksi,” tambah Aulia.

Bupati Kukar tersebut juga menegaskan bahwa keberhasilan Kutai Kartanegara di ajang MTQ bukanlah sesuatu yang terjadi secara instan. Ia menilai hal ini adalah buah dari proses pembinaan jangka panjang, khususnya dalam bidang pengembangan dan pendidikan Al-Qur’an.

“ Kita sudah membangun Pondok Tahfiz dan menjadikannya sebagai bagian penting dari sistem pembinaan yang terintegrasi. MTQ ini menjadi ajang pembuktian bahwa pembinaan Al-Qur’an di Kutai Kartanegara telah berjalan dengan baik dan terarah,” tegasnya.

Khusus untuk pelaksanaan MTQ tahun ini, ia juga menyampaikan harapan lagar semuanya berjalan lancar dan sukses.

“  Semoga para kafilah dari Kutai Kartanegara mampu menampilkan kemampuan terbaiknya. Dan insya Allah, karena hasil tidak mengkhianati proses, Kutai Kartanegara bisa kembali meraih juara umum,” harap Aulia.

Aulia juga menyampaikan permohonan doa dari seluruh masyarakat Kutai Kartanegara agar para kafilah diberikan kekuatan, kesehatan, dan kemudahan dalam berlomba.

“ Dukungan dan doa dari masyarakat adalah bagian dari komitmen bersama, yang akan menjadi motivasi besar bagi para peserta,” pungkas Aulia. (Adv/Tan)